Minggu, 04 Desember 2016

Etika Pariwisata

Pengantar Etika Pariwisata 

Definisi Operasional Etika Pariwisata (Tourism Ethics)

Slide 1
Etika

Etika adalah ilmu pengetahuan yang membahas tentang perbuatan (tindakan) dan tingkah laku (perangai) manusia, yang dapat dinilai benar ataupun salah.

Slide 2
Wisata

Wisata adalah (1) kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan (2) mengunjungi tempat tertentu (3) untuk tujuan rekreasi, (4) pengembangan pribadi, atau (5) mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementara.

Slide 3
Pariwisata

Pariwisata adalah berbagai macam (1) kegiatan wisata dan didukung berbagai (2) fasilitas serta (2) layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, Pemerintah, dan Pemerintah Daerah.

Slide 4
Kepariwisataan

Kepariwisataan adalah (1) keseluruhan kegiatan yang terkait dengan pariwisata dan (2) bersifat multidimensional serta (3) multidisiplin yang muncul sebagai (4) wujud kebutuhan setiap orang dan negara serta (5) interaksi antara wisatawan dengan masyarakat setempat, (6) sesama wisatawan, (7) Pemerintah, (8) Pemerintah Daerah, dan (9) pengusaha.

Slide 5
Etika Pariwisata

Etika Pariwisata adalah ilmu pengetahuan yang terkait dengan pariwisata yang bersifat multidimensional dan multidisplin, yang membahas tentang perbuatan (tindakan, action) dan tingkah laku (behaviour) manusia, yang meliputi wisatawan, pengusaha, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat, yang dapat dinilai benar ataupun salah.

Slide 6
Pengusaha Pariwisata

Yang dimaksud dengan pengusaha di sini yang menangani usaha pariwisata (13), yang meliputi: daya tarik wisata; kawasan pariwisata; jasa transportasi wisata; jasa perjalanan wisata; jasa makanan dan minuman; penyediaan akomodasi; penyelenggaraan hiburan dan rekreasi; penyelenggaraan pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran; jasa informasi pariwisata; jasa konsultan pariwisata; jasa pramuwisata; wisata tirta, dan spa

Slide 7
Ilmu Pengetahuan

Menurut “Ensiklopedia Indonesia” Indonesia," ilmu pengetahuan adalah suatu sistem dari pengetahuan yang masing-masing didapatkan sebagai hasil pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan secara teliti dengan menggunakan metode-metode tertentu.

Ilmu pengetahuan merupakan usaha untuk mengorganisasikan dan mensistematiskan suatu pengetahuan yang berasal dari pengalaman dan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari, namun dilanjutkan dengan suatu pemikiran secara cermat dan teliti dengan menggunakan metode tertentu.

Ilmu pengetahuan diambil dari kata bahasa inggris, science, yang berasal dari bahasa latin, scientia, dari bentuk kata kerja, yang berarti mempelajari atau mengetahui.


Jadi, dapat disimpulkan, ilmu pengetahuan adalah suatu bidang yang berasal dari berbagai pengetahuan yang diperoleh dari suatu gejala yang dianalisis dan diperiksa secara teliti dengan menggunakan ilmu pengetahuan tertentu (obyek, sistematis, logis, dan metodis) sehingga didapat penjelasan mengenai gejala yang bersangkutan. Jadi, ilmu pengetahuan itu konkret dan dapat diukur kebenarannya.

Slide Slide 8
Ilmu Alam, Ilmu Sosial, Ilmu Budaya Dasar

Menurut Prof. Dr. Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu Ilmu-ilmu Alamiah (natural science) Ilmu-ilmu Sosial (social science), Pengetahuan budaya (the humanities). Berikut adalah contoh ilmu pengetahuan pada masing – masing kelompok tersebut di atas.

1. Ilmu-ilmu Alamiah (natural science)

Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika. Kebenaran ilmu alam 100% benar atau 100% salah.

2. Ilmu-ilmu Sosial (social science)

Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial, antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb. Kebenaran ilmu sosial 100% mendekati kebenaran.

3. Pengetahuan Budaya (the humanities)

Pengetahuan budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai bidang keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik, dll. Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya (filsafat, seni, sejarah, arkeologi) untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Kebenaran ilmu budaya dasar bersifat relatif karena terkait dengan konteks ruang dan waktu.

Slide 9
Moral

Moral adalah perbuatan (tindakan) seseorang dikatakan baik, apabila ia berbuat sesuai dengan adat masyarakat dan aturan agama, begitupun sebaliknya, seseorang dikatakan buruk, apabila ia berbuat tidak sesuai dengan ajaran agama dan adat masyarakat.

Slide 10
Basic Needs (Abraham Maslow)

Kebutuhan Dasar (Basic Needs, Abraham Maslow)
1. Fisiologis (bernafas, makan, minum, seks, tidur, homeostasis, ekresi)
2. Keamanan (keamanan: fisik, pekerjaan, sumber daya, keluarga, kesehatan, tempat tinggal)
3. Rasa memiliki/ kasih sayang (persahabatan, keluarga, hubungan seksual)
4. Penghargaan (harga diri, percaya diri, prestasi, menghormati sesama, dihormati oleh orang lain)
5. Aktualisasi diri (moralitas, kreativitas, spontanitas, pemecahan masalah, kurangnya prasangka, menerima fakta)

Slide 11
Hierarkhi Sibernetika (Talcott Parsons)

1. Kebenaran Tertinggi 
2. Sistem Budaya 
3. Sistem Sosial
4. Sistem Kepribadian
5. Sistem Organik
6. Lingkungan Fisik

Panah ke bawah: informasi dan kontrol
Panah ke atas: energi tindakan

Slide 12
Tindakan Social (Talcott Parsons)
  • Pelaku
  • Tujuan
  • Norma
  • Situasi Sosial


Entri yang Diunggulkan

Big data warisan budaya takbenda

Pertemuan informal dengan Adam Cao dari Yong Xin Hua Yun Cultural Industry Investment Group Co., Ltd. pada Sesi ke-13 the Intergovernmenta...