Kamis, 13 Juli 2017

Uban

Uban

Ternyata ada keajaiban di sehelai rambut yang telah beruban.

Hadits dari ‘Abdullah bin ‘Umar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Uban adalah cahaya bagi seorang mukmin. Tidaklah seseorang beruban—walaupun sehelai—dalam Islam melainkan setiap ubannya akan dihitung sebagai suatu kebaikan dan akan meninggikan derajatnya,” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Muhammad bin Hibban At Tamimi rahimahullah, yang lebih dikenal dengan Ibnu Hibban, dalam kitab Shahihnya menyebutkan pembahasan “Hadits yang menceritakan bahwa Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan kesalahan serta akan meninggikan derajat seorang muslim karena uban yang dia jaga di dunia.”

Lalu Ibnu Hibban membawakan hadits berikut. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah mencabut uban karena uban adalah cahaya pada hari kiamat nanti. Siapa saja yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, maka dengan uban itu akan dicatat baginya satu kebaikan, dengan uban itu akan dihapuskan satu kesalahan, juga dengannya akan ditinggikan satu derajat,” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Pada tahun 2012, Ismael Galvan dari Museo Nacional de Ciencias Naturales, Spanyol melakukan studi, tentang uban. Dari hasil para peneliti itu, ternyata uban merupakan tanda Anda akan memiliki hidup panjang dan sehat. Namun, kabar buruknya bagi Anda yang memiliki rambut merah, karena ini terkait tingkat resiko yang lebih tinggi terhadap kanker.

“Pada manusia, melanin kulit, rambut dan bulu merupakan jenis yang sama. Hal ini membatasi pengetahuan pada konsekuensi fisiologi pigmentasi,” kata Galvan.

Uban menandakan absennya melanin. Artinya, uban merupakan tanda hidup yang sehat.

“Jauh dari tanda terkait penuaan, uban mengindikasikan kondisi yang baik,” pungkasnya.

Sumber:
http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2176368/How-grey-hair-sign-good-health--redhead-make-susceptible-illness.html

Senin, 10 Juli 2017

Sepasang Sepatu

1. Bentuknya tidak persis sama, namun serasi.
2. Saat berjalan mempunyai gaya yang berbeda, tetapi tujuannya sama.
3. Tidak pernah berganti posisi, namun saling melengkapi.
4. Tidak pernah berganti pasangan, walaupun pasangannya sudah terlihat usang.
5. Tidak ada yang merasa haknya lebih tinggi atau lebih rendah daripada yang lain.
6. Bila yang satu hilang, yang lain menjadi tidak berarti.
7. Tidak pernah saling menginjak ataupun saling menendang.
8. Jika yang satu melangkah ke depan, yang lain menyesuaikan.
9. Saat istirahat, keduanya bersanding mesra.

Sepasang sepatu adalah contoh pasangan suami-istri yang bahagia, damai, tenang dan tenteram, dalam cinta dan kasih sayang. 

Minggu, 09 Juli 2017

B 321 MAN

Nomor kendaraan yang bagus karena setiap kali berkendara mengingatkan kita kepada Yang Maha Kuasa, dengan cara mengikuti aturan berlalu lintas di jalan raya, tidak semaunya sendiri,  memberi kesempatan kepada pejalan kaki yang akan menyeberang jalan; tidak membuang sampah ke jalan raya; tidak merokok sambil berkendara karena dapat membahayakan orang lain; tidak menggunakan suara knalpot yang bising karena membangunkan tetangga yang sedang beristirahat; tidak membunyikan klakson berulang-ulang karena perbuatan itu menunjukkan sifat mau menang sendiri (egois), menggunakan helm yang berlabel SNI; mengutamakan keselamatan di jalan raya, baik keselamatan dirinya, penumpang, dan pengguna jalan lainnya; tidak menggunakan telepon genggam sambil berkendara, tidak melintasi marka jalan yang tidak terputus-putus, menjaga jarak kendaraan dengan kendaraan di depannya agar tidak mengerem mendadak; tidak memarkir kendaraan di rambu dilarang parkir; tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat, dan masih banyak lagi yang lainnya, silakan ditambahkan ...

Setiap kita melanggar aturan di jalan raya, kita telah mengabaikan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Sebaik-baik manusia adalah yang lebih bermanfaat untuk orang lain, termasuk keselamatan orang lain di jalan raya ...

#Salambagiyangberiman
#B321MAN

Jumat, 07 Juli 2017

Cara Menjual Sisir Kepada Orang Botak

Sebuah perusahaan membuat tes terhadap tiga calon staf penjual barunya.

Tesnya unik, yaitu: menjual sisir di kompleks Biara Shaolin.

Tentu saja, ini cukup unik karena para Biksu di sana semuanya gundul (botak) dan tidak membutuhkan sisir.

Kesulitan ini juga yang membuat calon pertama hanya mampu menjual satu sisir. Itupun karena belas kasihan seorang biksu yang iba melihatnya.

Tapi, tidak dengan calon kedua. Ia berhasil menjual 10 sisir, ia tidak menawarkan kepada para biksu, tetapi kepada para turis yang ada di kompleks itu, mengingat angin di sana memang besar sehingga sering membuat rambut para turis menjadi awut-awutan.

Lalu bagaimana dengan calon ketiga? Ternyata Ia berhasil menjual 500 sisir!!!

Caranya..? Ia menemui Kepala Biara.

Ia berupaya meyakinkan Kepala Biara, sisir ini dapat menjadi suvenir bagus untuk kompleks biara tersebut. Kepala Biara dapat membubuhkan tanda tangan di atas sisir-sisir tersebut dan menjadikannya suvenir bagi para turis. Sang Kepala Biara pun setuju.

Sahabatku yang baik...
Apa yang sering kita anggap sebagai penghambat terbesar dalam usaha atau karier?

Bukankah kita sering kali menyalahkan keadaan?

Dan inilah yang membuat calon pertama gagal. Sementara calon kedua, sudah berpikir lebih maju.

Namun, calon kedua masih terpaku pada fungsi sisir yang hanya sebagai alat merapikan rambut.

Tetapi, calon ketiga sudah berani berfikir di luar kotak (THINKING OUT OF THE BOX), berfikir di luar kelaziman...

Dia bukan hanya berani berfikir bahwa sisir bukan hanya alat merapikan rambut, melainkan dapat menjadi suvenir.

"Kita tidak dapat mengatur situasi seperti yang kita kehendaki. Tetapi, kita dapat mengerahkan segenap potensi yang kita miliki untuk mencari solusi."

“Segenap potensi itu” bukan hanya kerja otot atau kerja keras, tetapi juga kerja otak dengan menggunakan pikiran, ilmu, intuisi, dan kerja cerdas untuk mewujudkannya.

Singkat kata, menggunakan kreatifitas akal, kesabaran, dan ketekunan. Itulah potensi di dalam diri kita yang luar biasa.

Jika ada KEMAUAN, pasti ada JALAN... (When there is a will, there is a way)

Jadi, kalau ada yang mengatakan, tidak ada jalan, berarti dia belum yakin bahwa Tuhan selalu mengikuti keinginan hamba Nya yang bersungguh-sungguh mewujudkan impiannya.

Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat mewujudkannya (Walt Disney)

Selamat berkreasi dan berinovasi
SALAM KREATIF

Atas kebaikan seorang sahabat yang kreatif dan inovatif

Entri yang Diunggulkan

Islam dan Tradisi

Selama ini kita menjadikan tradisi kita menjadi Islam. Kita belum menjadikan Islam sebagai tradisi dalam kehidupan kita (Dr. Khalid Basalam...