Jumat, 05 Januari 2018

Tobat yang diterima dan yang ditangguhkan

Allah Subhaanahu Wata'aalaa berfirman:
"Dan ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan sampai ada keputusan Allah; mungkin Allah akan mengazab mereka dan mungkin Allah akan menerima tobat mereka. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 106)

Sumber: Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com
Tafsir Ibnu Katsir
At-Taubah, ayat 106

Dan ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan sampai ada keputusan Allah; adakalanya Allah akan mengazab mereka dan adakalanya Allah akan menerima tobat mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.

Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Ad-Dahhak, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang mengatakan bahwa mereka adalah tiga orang yang tidak ikut berperang. Dengan kata lain, mereka ditangguhkan dari tobat. Mereka, yaitu Mararah ibnur Rabi', Ka'b ibnu Malik, dan Hilal ibnu Umayyah. (1) Mereka duduk —tidak ikut berperang dalam Perang Tabuk— bersama orang-orang lainnya yang duduk karena malas dan cenderung kepada kehidupan yang tenang, santai, dan bermalas-malasan di bawah naungan pohon-pohon kurma yang berbuah. Mereka tidak ikut berperang bukan karena dorongan ragu atau munafik.

Di antara mereka terdapat (2) segolongan orang yang mengikatkan diri di tiang-tiang masjid, seperti yang dilakukan oleh Abu Lubabah dan teman-temannya.  

Segolongan lainnya tidak melakukan hal tersebut, mereka adalah ketiga orang yang telah disebutkan di atas. 

Lalu turunlah ayat yang menyatakan bahwa  mereka yang mengikatkan dirinya di tiang-tiang masjid diterima tobatnya, sedangkan tobat yang lainnya ditangguhkan, hingga turun ayat selanjutnya, yaitu firman-Nya:
Sesungguhnya Allah telah menerima tobat Nabi, orang-orang Muhajirin, dan orang-orang Ansar. (At-Taubah: 117), hingga akhir ayat.

dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan 
(penerimaan tobat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas. (At-Taubah: 118), hingga akhir ayat.

Seperti apa yang akan disebutkan nanti dalam hadis mengenai Ka'b ibnu Malik.

*******************
Firman Allah Subhaanahu Wata'aalaa:
adakalanya Allah akan mengazab mereka dan adakalanya Allah akan menerima tobat mereka. (At-Taubah: 106)

Artinya, mereka berada di bawah pemaafan Allah, jika Dia menghendaki­nya buat mereka. Dan jika 

Dia menghendaki yang lain, maka Dia pun akan melakukannya terhadap mereka.
Akan tetapi, rahmat Allah mengalahkan murka-Nya.

Dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana. 
(At-Taubah: 106)


Allah Maha Mengetahui terhadap orang yang berhak menerima siksaan, dan Maha Mengetahui tentang orang yang berhak mendapat pemaafan. Mahabijaksana Dia dalam semua perbuatan dan ucapan-Nya; tidak ada Tuhan selain Dia, dan tidak ada Rabb selain Dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Hidayah itu Haknya Allah

Masih saja ada yang mengatakan, bahwa ada bid'ah hasanah dalam Syariat Islam, padahal Imam Malik -rohimahulloh- yang dijuluki sebagai &...