Senin, 16 April 2018

DZIKIR DAN DOA SETELAH SHOLAT

Dzikir Setelah Sholat Sesuai Tuntunan Nabi Shollalloohu 'Alaihi Wasallam

1. ASTAGHFIRULLOH (dibaca 3 kali) (Yaa Alloh, aku memohon ampunan Mu)

2. ALLOHUMMA ANTA SALAM WA MINKA SALAM TABAROKTA YA DZAL JALALI WAL IKRAM.
(Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia.(HR. Muslim: 1/414)

3. ALLOHUMMA LAA MANI'A LIMA A'TAYTA,
WA LA MU'TIYA LIMA MANA'TA,
WA LA YANFA'U DZAL-DZAL-JADDI, MINKAL-JAD.
(Ya Alloh Tidak ada yang dapat menyangkal apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan; dan keberuntungan dan kemakmuran tidak akan berguna di hadapan Alloh). [Al-Bukhori dan Muslim].

4. ALLOHUMMA A'INNI 'ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI 'IBADATIK.
(Ya Alloh, tolong aku mengingat Engkau, untuk bersyukur kepadaMu, dan untuk menyembah Engkau dengan cara yang sangat baik) [Abu Dawud]

5. Ayat Kursi
ALLOHU LAAA ILAAHA ILLAA HUW, AL-HAYYUL-QOYYUUM, LA TA`KHUZUHUU SINATUW WA LAA NA`UUM, LAHUU MAA FIS-SAMAAWAATI WA MAA FIL-ARDH, MAN ZALLAZII YASYFA'U 'INDAHUUU ILLAA BI`IZNIH, YA'LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHOLFAHUM, WA LAA YUHIITHUUNA BISYAI`IM MIN 'ILMIHIII ILLAA BIMAA SYAAA`, WASI'A KURSIYYUHUS-SAMAAWAATI WAL-ARDH, WA LAA YA`UUDUHUU HIFZHUHUMAA, WA HUWAL-'ALIYYUL
-'AZHIIM
(Alloh, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa'at di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar)
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 255)

6. AL-IKHLAS, AL-FALAQ,
AN-NAS

Al-Ikhlas

Bismillahirrohmaanirrohiim
(Dengan nama Alloh Yang Mahapengasih dan Mahapenyayang)
1) Qul huwallohu ahad
("Katakanlah (Muhammad), Dialah Alloh, Yang Maha Esa.")
2) Allohush-shomad
("Alloh tempat meminta segala sesuatu.")
3) Lam yalid wa lam yuulad
("(Alloh) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.")
4) Wa lam yakul lahuu kufuwan ahad
("Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.")
(QS. Al-Ikhlas 112: Ayat 1-4)

Al-Falaq
Bismillahirrohmaanirrohiim
(Dengan nama Alloh Yang Mahapengasih dan Mahapenyayang)
1) Qul a'uuzu birobbil-falaq
("Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),")
2) Min syarri maa kholaq
("Dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,")
3) Wa min syarri ghoosiqin izaa waqob
("Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,")
4) Wa min syarrin-naffaasaati fil-'uqod
("Dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),")
5) Wa min syarri haasidin izaa hasad
("Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.")
(QS. Al-Falaq 113: Ayat 1-5)

An-Nas
Bismillahirrohmaanirrohiim
(Dengan nama Alloh Yang Mahapengasih dan Mahapenyayang)
1) Qul a'uuzu birobbin-naas
("Katakanlah, Aku berlindung kepada Robb-nya manusia,")
2) Malikin-naas
("Rajanya manusia,")
3) ilaahin-naas
("Tuhannya manusia,")
4) Min syarril-waswaasil-khonnaas
("Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,")
5) Allazii yuwaswisu fii shuduurin-naas
("Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,")
6) Minal-jinnati wan-naas
("Dari (golongan) jin dan manusia.")
(QS. An-Nas 114: Ayat 1-6)

Sumber: Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com

Catatan:
Pada saat sholat Dzuhur, Ashar, dan Isya' masing-masing dibaca satu kali, sedangkan pada saat sholat Shubuh dan Maghrib masing-masing dibaca 3 kali).

7. SUBHAANALLOH,  ALHAMDULILLAH, ALLOOHU AKBAR (masing-masing dibaca 33 kali).
(Maha Suci Alloh, segala puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar, masing-masing dibaca 33 kali).

8. Digenapkan 100 dengan membaca:
LA ILAAHA ILLALLOH WAHDAHU LA SYARIKALLAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA 'ALA KULLI SYA'IN QODIR.
(Tiada Illah melainkan Alloh yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya adalah semua kerajaan dan puji-pujian dan Allah adalah Mahakuasa atas segala sesuatu).

Catatan:
Dzikir setelah sholat dibaca sendiri-sendiri, tidak dipimpin oleh Nabi Shollalloohu'alaihi wasallam. Urutan membacanya dapat berubah.
Setelah berdzikir, Rosulullah Shollalloohu'alahi wasallam biasanya berdiri di depan pintu masjid, melayani umat yang ada keperluan dengan Beliau Shollalloohu 'Alaihi Wasallam.

Dzikir setelah sholat, disarikan dari materi ceramah yang disampaikan oleh Dr. Khalid Basalamah, MA

DOA SETELAH SHOLAT

Berkata Fadh-dhalah selanjutnya: "Kemudian sholat pula seorang laki-laki lagi sesudah itu. Lalu dipujinya Allah dan diucapkannya sholawat kepada Nabi Shollalloohu'alaihi wasallam. Maka berkatalah Nabi Shollalloohu'alaihi wasallam kepadanya: "Berdoalah niscaya doamu akan terkabul!"
(Hadits dirawikan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud, An-Nassaaiy, at-Turmudzi; dan dia berkata bahwa hadits ini Hasan (bagus), dan Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).
Berkatalah Imam Nawawi: "Samalah pendapat sekalian ulama bahwa sangat disukailah (mustahab) memulai suatu doa dengan  memuji Allah Subhaanahuu wa ta'aalaa dan mengucapkan Sholawat kepada Nabi Shollalloohu'alaihi wasallam. Demikan juga ketika menutupnya.

Sayidina Ali bin Abi Thalib berkata:
"Tiap-tiap doa itu masih tertutup, sehingga mengucapkan sholawat kepada Muhammad Shollalloohu'alaihi wasallam dan keluarga Muhammad Shollalloohu'alaihi wasallam (Dirawikan oleh Ath-Thabrani di dalam kitab jadits-nya Al-Ausath).

ADAB BERDOA

Nabi Shollalloohu’alaihi Wasallam juga bersabda:
إِنَّ اللَّهَ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ
Sesungguhnya Allah itu sangat pemalu dan Maha Pemurah. Ia malu jika seorang laki-laki mengangkat kedua tangannya untuk berdoa kepada-Nya, lalu Ia mengembalikannya dalam keadaan kosong dan hampa” (HR. Abu Daud 1488, At Tirmidzi 3556, di shahihkan oleh Al Albani dalam Shahih Al Jaami’ 2070)

Adab mengangkat tangan

Mengangkat kedua telapak tangan setinggi dada atau bahu, didekatkan, dan tidak dirapatkan. Jika ada keperluan, seperti sholat meminta hujan (istisqo), kedua tangan diangkat sampai terlihat ketiaknya (pakaian nabi sangat longgar di bagian lengannya sehingga kalau kedua tangannya diangkat tinggi akan terlihat ketiaknya).

Bagi khotib sholat Jumat, ketika berdoa, tidak mengangkat kedua tangannya, tetapi disimbolkan dengan mengangkat telunjuknya.

1. ROBBANAA ZHOLAMNAAA ANFUSANA WA IL LAM TAGHFIR LANAA WA TAR-HAMNAA  LANAKUUNANNA MINAL-KHOOSIRIIN
"Keduanya berkata, ya Robb kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi." (QS. Al-A'raf, 7:23)

2. 
ROBBANAGHFIR LII  WALIWAALIDAYYA WA LIL -MU`MINIINA YAUMA YAQUUMUL-HISAAB
"Ya Robb kami, ampunilah aku dan kedua ibu-bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari kiamat)." (QS. Ibrahim, 14:41)

3.ROBBANAA HAB LANAA MIN AZWAAJINAA
WA ZURRIYYAATINAA QURROTA A'YUNIW WAJ'ALNAA LIL-MUTTAQIINA IMAAMAA
"... Ya Robb kami, anugerahkanlah kepada pasangan (istri) kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)

4. ROBBIJ'ALNII MUQIIMASH SHOLAATI WA MIN ZURRIYYATII ROBBANAA
WA TAQOBBAL DU'AAA`
"Ya Robb-ku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan sholat, ya Robb kami, perkenankanlah doaku."
(QS. Ibrahim, 14:40)

5. ROBBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA'DA IZ HADAITANAA WA HAB LANAA MIL LADUNGKA ROHMAH, INNAKA ANTAL-WAHHAB.
(Mereka berdoa), Ya Robb kami, janganlah Engkau condongkan hati kami pada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi) (QS. Ali 'Imran, 3:8)

7. ROBBANAA FAGHFIR LANAA ZUNUUBANAA WA KAFFIR 'ANNAA SAYYI`AATINAA WA TAWAFFANAA MA'AL-ABROOR
(Ya Robb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan matikanlah kami beserta orang-orang yang berbakti)
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 193)

8. wa min-hum may yaquulu ROBBANAAA AATINAA FID-DUN-YAA HASANATAW WA FIL-  AAKHIROTI HASANATAW WA QINAA 'AZAABAN-NAAR
(Dan di antara mereka ada yang berdoa, Ya Robb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka) (QS. Al-Baqarah, 2:201)

9. Penutup doa
SUBHAANA ROBBIKA ROBBIL 'IZZATI 'AMMA YASHIFUUN, WASALAAMUN ALAL MURSALIIN, WALHAMDULILLAAHIR-ROBBIL AALAMIIN (Shafaat 37: ayat 180-182)
Artinya:
Maha Sucilah Rabb-mu, Robb dari seluruh kekuasaan, dari apa yang mereka sifatkan. Dan Selamat-sejahtera atas sekalian Rosul-rosul yang telah diutus Rabb. Dan sekalian Puji-pujian adalah untuk Allah, Robb sekalian 'Alam."

Catatan:
Setelah selesai berdoa, tidak mengusapkan kedua tangan di wajahnya.

Entri yang Diunggulkan

Menang dalam perkara di dunia, tetapi di akhirat mendapat siksa Alloh

Selanjutnya Alloh Subhaanahuu wa Ta'aalaa berfirman: هَا أَنْتُمْ هَؤُلاءِ جَادَلْتُمْ عَنْهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا Beginilah...