Rabu, 06 Juni 2018

Nabi Muhammad Shollalloohu'alaihi wasallam yang akan memberi syafa'at kepada umatnya

Hadits Qudsi
Diriwayatkan dari Anas r.a., dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: orang-orang yang beriman berkumpul pada hari kiamat, kemudian berkata, “Hendaknya kita memohon pertolongan kepada Robb kita,” kemudian mereka mendatangi nabi Adam a.s. dan berkata, “Engkau adalah ayah umat manusia, Alloh Subhaanahuu wa ta'aalaa telah menciptakanmu dengan Tangan-Nya, dan telah bersujud kepadamu para Malaikat, dan engkau telah diajarkan (oleh Alloh Subhaanahau wa ta'aalaa) nama-nama segala sesuatu, maka mintakanlah pertolongan bagi kita kepada Robb-mu sehingga kita bisa beristirahat dari tempat kita ini,” Nabi Adam a.s. menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian (memintakan pertolongan kepada Allah),” dan kemudian Nabi Adam a.s. menyebutkan kesalahan-kesalahannya, dan diapun merasa malu (kepada Allah, untuk memintakan pertolongan), kemudian dia berkata, “Pergilah menemui Nuh a.s., karena sesungguhnya dia adalah Rosul pertama yang diutus Allah kepada penduduk bumi,” kemudian mereka pun mendatangi nabi Nuh a.s., maka Nuh a.s. pun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian,” kemudian dia menyebutkan kesalahannya yang mempertanyakan sesuatu yang dia tidak ada pengetahuan tentangnya, karena itu dia merasa malu (untuk memintakan pertolongan), kemudian Nabi Nuh a.s. berkata, “Temuilah Kekasih Alloh Yang Maha Pengasih (Khalilullah/Khalilurrahman, Nabi Ibrahim a.s),” merekapun menemuinya. Nabi Ibrahim a.s. pun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian,” kemudian beliau berkata, “Temuilah Musa a.s., seorang hamba yang Alloh bercakap denganya, dan diturunkan kepadanya Taurat,” merekapun menemui nabi Musa a.s., dan beliaupun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian,” kemudian beliau menyebutkan kesalahannya yang telah membunuh seorang manusia untuk menyelamatkan diri yang lain. Dan beliau merasa malu kepada Robb-nya. Kemudian Nabi Musa a.s. berkata, “Temuilah Isa a.s., hamba Allah dan Rosul-Nya, kalimat Allah dan Ruhullah,” kemudian mereka pun menemui nabi Isa a.s, Nabi Isa a.s. pun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian, temuilah Muhammad Shollalloohu'alaihi wasallam, seorang hamba Allah yang telah diampuni dosa-dosanya baik yang telah lalu maupun yang akan datang,” maka merekapun menemuiku (Nabi Muhammad ﷺ), maka akupun berangkat (menemui Alloh) sehingga meminta izin kepada Robb-ku maka Dia memberikan izin kepadaku. Dan ketika aku melihat Robb-ku, akupun jatuh bersujud, dan Dia pun membiarkanku selama yang dikehendaki-Nya, kemudian Alloh Subhaanahuu wa ta'aalaa berfirman, “Angkatlah kepalamu, dan mintalah, aku akan berikan (yang kau pinta), dan berkatalah, maka perkataanmu akan didengarkan, dan mintakanlah syafa'at dan syafa'atmu akan dikabulkan,” maka akupun mengangkat kepalaku, dan aku memuji Alloh dengan segenap pujian yang telah Alloh beritahu kepadaku, kemudian aku memberikan syafa'at dan Allah menetapkan bagiku batasan (jumlah orang yang dapat diberi syafa'at), kemudian mereka semua dimasukkan ke dalam surga. Kemudian aku kembali menghadap Alloh Subhaanahuu wa ta'aalas, dan ketika aku melihat Robb-ku (aku pun jatuh bersujud) sebagaimana sebelumnya. Kemudian aku memberikan syafa'at dan Allah Subhaanahuu wa ta'ala menetapkan bagiku batasan (jumlah orang yang diberi syafa'at), maka mereka semua kemudian dimasukkan ke dalam surga. Kemudian aku kembali menghadap Alloh Subhaanahuu wa ta'aalaa untuk ketiga, keempat, hingga aku berkata, “Tidak tersisa di dalam neraka kecuali orang-orang yang telah ditetapkan di dalam al-Qur'an, dan orang-orang yang ditetapkan kekal di dalamnya.”

Hadits diriwayatkan oleh Imam Bukhari (dan begitu juga Muslim, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah), dan di dalam riwayat yang lain oleh Imam Bukhari, dengan tambahan: Nabi ﷺ bersabda: dikeluarkan dari api neraka, seseorang yang pernah berkata:  لَاإِلٰهَ إلَّا اللهُ , dan di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji jagung, dan kemudian juga dikeluarkan dari api neraka, seseorang yang pernah berkata  لَاإِلٰهَ إلَّا اللهُ dan di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji gandum, dan juga dikeluarkan dari neraka seseorang yang pernah berucap  لَاإِلٰهَ إلَّا اللهُ dan di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji sawi (atau seberat atom/dzarrah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Syaithoon atau Setan

Setan adalah bangsa jin yang dapat masuk ke dalam aliran darah manusia, membisikkan atau mengajak manusia agar hidup abadi, mempersekutukan...