Selasa, 05 Juni 2018

Setiap perbuatan akan dibalas berdasarkan niatnya

Niat (keinginan, kehendak hati) sangat halus dan tersembunyi di dalam hati. Meskipun niat tidak diucapkan, Allah Maha Mengetahui niat yang tersembunyi di dalam hati.

Diriwayatkan dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata, Aku telah mendengar Rosuulullooh ﷺ bersabda, “Sesungguhnya salah seorang yang pertama dihisab di hari kiamat adalah seorang laki-laki yang mati syahid (gugur dalam peperangan); kemudian disebutkan baginya semua kenikmatan-kenikmatan yang diberikan kepadanya, dan dia membenarkannya. Kemudian Allah Subhaanahuu wa ta'aalaa bertanya kepadanya, 'Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat itu?'
Laki-laki itu menjawab, 'Aku berperang untuk-Mu hingga aku syahid;' Allah menjawab, “Kamu berdusta, (akan tetapi sesungguhnya) engkau berperang agar orang menyebutmu Pemberani, dan (orang-orang) telah menyebutkan demikian itu, kemudian diperintahkan (malaikat) agar dia diseret di atas wajahnya hingga sampai di neraka dan dilemparkan ke dalamnya.” 

Dan (selanjutnya adalah) seorang laki-laki  yang mempelajari ilmu dan mengamalkannya serta dia membaca al-Quran, kemudian dia didatangkan, kemudian disebutkan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya dan dia membenarkannya. Kemudian Allah bertanya, 'Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat-nikmat itu?' Laki-laki itu menjawab, 'Aku mencari ilmu dan mengamalkannya/mengajarkannya, dan aku membaca al-Quran karena-Mu.' Allah berfirman, “Kamu berdusta, (akan tetapi) kamu mencari ilmu itu agar disebut sebagai 'Alim (orang yang berilmu), dan kamu membaca al-Quran agar orang menyebutmu Qari,' dan kamu telah disebut demikian itu (Alim & Qori'),” kemudian diperintahkan (malaikat) kepadanya, agar dia diseret di atas wajahnya hingga sampai di neraka dan dimasukkan ke dalam neraka.”

Dan (selanjutnya) seorang laki-laki yang diluaskan (rezekinya) oleh Allah. Dan dikaruniai berbagai harta kekayaan. Kemudian dia dihadapkan, dan disebutkan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya, dan dia membenarkannya. Kemudian Allah Subhaanahuu wa ta'aalaa berfirman, “Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat-nikmat itu?”
Laki-laki itu menjawab, “Tidaklah aku meninggalkan jalan yang aku cintai selain aku menginfakkan hartaku untuk-Mu;” Allah Subhaanahuu wa ta'aalaa berfirman, “Kamu berdusta, tetapi kamu melakukan itu semua agar orang menyebutmu Dermawan, dan kamu telah disebut demikian.” Kemudian diperintahkan (malaikat) kepadanya, agar dia diseret di atas wajahnya, hingga sampai di neraka dan dimasukkan ke dalam neraka.

HR. Muslim (dan begitu juga at-Tirmidzi dan an-Nasai)

Entri yang Diunggulkan

Menang dalam perkara di dunia, tetapi di akhirat mendapat siksa Alloh

Selanjutnya Alloh Subhaanahuu wa Ta'aalaa berfirman: هَا أَنْتُمْ هَؤُلاءِ جَادَلْتُمْ عَنْهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا Beginilah...